A+ A A-

Rachmat Gobel : Mari Bersatu Padu & Berikan Manfaat Yang Lebih Besar

  • Last Updated: Friday, 03 August 2012 06:05
  • Written by Administrator
  • Hits: 1624

(Jakarta-Indonesia) Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang (PPIJ) dan Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad-21 (Kappija-21) Sabtu (17/04), mengadakan pertemuan silaturahmi di Oyster Restaurant, Plaza Senayan, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Wakil Duta Besar Jepang di Indonesia Maeda Toru, Resident Representative JICA Jakarta Sakamoto Takashi, Direktur Japan Foundation Kanai Atsushi, Yamazaki Norio Ketua Umum Jakarta Japan Club dan Rektor Universitas Islam Al-Azhar Profesor Zuhal serta Artis Christine Hakim.
Ketua Umum PPIJ Rachmat Gobel dalam kata sambutannya menyatakan, pertemuan ditujukan agar bisa saling mengenal dan mengetahui posisi masing-masing organisasi dan selanjutnya bisa bersatu padu dan memberikan manfaat serta nilai tambah bagi anggotanya.

Rachmat mengharapkan, organisasi alumni dari Jepang yang ada, jangan hanya sekedar menjadi tempat kumpul-kumpul dan tempat bertemu muka.

Dalam kesempatan itu, Rachmat juga mengusulkan dibuatnya data base, yang nantinya bisa digunakan untuk membuat arahan program.

Lebih lanjut Rachmat menjelaskan, bahwa selama mengikuti program di Jepang, banyak hal yang sudah dipelajari, baik filosofi dan juga budayanya, serta mengambil manfaat dari apa yang kita dapatkan, dengan tujuan sekembalinya ke tanah air, bisa mengamalkan dan memberikan manfaat untuk orang lain.

"Namun bila melakukannya secara bersama-sama dan bersatu padu, maka manfaat yang bisa dihasilkan menjadi lebih besar," ujar Ketua Umum PPIJ.

Selain itu, Wakil Ketua Umum KADIN ini juga mengungkapkan bahwa Indonesia bisa eksis, hanya dengan memanfaatkan tenaga Jepang, karena hanya Jepang yang mempunyai komitmen jelas di industri elektronika dan otomotif.

"Coba lihat negara lain, semua hanya memanfaatkan pasar Indonesia, yang lain pun kalau ada banyak di sektor minyak dan gas, batubara dan hutan," papar Rachmat. "Itulah sebabnya, saya mempunyai ide pakai tenaga Jepang, kita perlu mereka karena punya komitmen dan kontribusi yang jelas, juga kita bisa melihat manfaat dan nilai tambah yang ada." (YD)

KopDar KAJI ke-2 (20 Mar 2010)

  • Last Updated: Friday, 03 August 2012 06:05
  • Written by Administrator
  • Hits: 1568

Syukur kepada Tuhan YME, acara Kopdar ke-2 KAJI berjalan lancar. Memang mayoritas member banyak yang tidak bisa datang dikarenakan hari Sabtu tsb kerja untuk menganti hari libur kejepit tanggal 15 maret kemarin. Zannen deshita ne...
Acara Kopdar di Financial Club, Graha Niaga, dimulai jam 9. Tetapi teman kita kang Tiko (dari Bandung), jam 8an sudah datang dan langsung networking hihi... Setelah ramah tamah, networking, jam 10 acara presentasi di mulai dengan urutan sebagai berikut:

Kang Ali Mufid, alumni ITB dan Nagaoka University of Technology '98. bekerja di Toyobesq Precision Parts Indonesia-KIIC Karawang, sebagai Procurement Mgr, sharing tentang "Ladang yang Terlupakan..."
Intinya, bisnis otomotif sepeda motor di Indonesia pada tahun 2010, diperkirakan oleh Ketua Umum AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia), yaitu Pak Gunadi Sindhuwinata (member KAJI juga hihihi) adalah sekitar 65 Triliun (APBN RI 85 Triliun ?). Woow big business..
Problemnya adalah kurangnya industri pendukung lokal di Indonesia, kemampuannya untuk mass-pro sangat terbatas, seperti teknologi di forging dan casting. Hal ini yang juga dirasakan oleh kang Ali.
Proposed agar KAJI berperan aktif sehingga bisa menjadi Information Sharing Center, Idea Center, Education Center, Social Activities Center.

kang Mohammad Taufiq, alumni Kagoshima Daigaku, lulus tahun 1991. Staf ahli Menteri UKM, juga Chairman ICF (Indonesia Coop Foundation), sharing tentang "Memacu Penumbuhan Wirausaha Baru..."
Dalam presentasinya, kang Taufiq menyoroti kondisi pendidikan saat ini di Indonesia, dimana makin tinggi tingkat pendidikan, maka makin rendah kemandirian dan semangat kewirausahaannya. Ini akibat penilaian prestasi hanya pada academic knowledge, sedangkan soft skill kurang, jadi tidak mandiri. Lalu kang taufiq membuat program pendidikan melalui program training di Jepang, dan pulang mereka harus presentasi business plannya lalu baru di wisuda... Beliau juga proposed KAJI Training Center, karena dengan melalui nama KAJI sebagai umbrella-nya, maka bisa menjadi powerful di masa depan...

Kang Sigit Widodo, alumni Ehime daigaku, lulus tahun 1996, Director PT. Fukusuke Kogyo Indonesia - MM2100. Sharing tentang "Generasi yang Hilang..."
melalui data BPS dan juga survey, kang Sigit coba menganalisa, akibat adanya sistem kontrak / outsourcing pada buruh pabrik saat ini, maka generasi di bawah kita nantinya punya kesempatan lebih kecil jika dibandingkan saat ini, karena mereka rata2 tidak sempat untuk bisa stabil karena harus berpindah2 dalam waktu tertentu dalam bekerja...

Suasana diskusi yang serius dan santai. Tentunya semua menyadari, KAJi baru tumbuh 4 bulan, dengan jumlah member 424, dibutuhkan waktu proses berbenah untuk bisa lebih baik bagi bersama. Yang jelas program 2 bulanan untuk Kopdar ke-3 (22 Mei 2010, tempat: tba) harus di teruskan.
Adapun topik yang akan dibahas adalah:
1. Hal Bea-cukai, kang Wenti Saputra (Bea Cukai), Alumni Nagoya dai.
2. Philosophy MUJI, kang Djono, Business Dev Mgr (MUJI), Waseda dai.
3. Investasi Jepang di Indonesia, Nozawa san (Nikkei Chief - Jakarta)
4. Undang2 Keterbukaan Publik, kang Jhon, DPR-RI, Alumni Niigata Dai.
Kemudian dibutuhkan juga beberapa volunteer yang bisa aktif dalam adhoc team untuk mensupport aktivitas KAJI ke depan....
Transaksi business antar member KAJI juga bisa dilakukan langsung. Tidak perlu menunggu kopdar ke-3. Itu sudah terjadi di kopdar ke-1. Bahkan saya dapat sms dari kang Taufiq, dari kopdar ke-2 tadi, ada beberapa member serius untuk diskusi bisnis potensi unagi dan juga Training Center. Selamat ya kang, semoga semua berjalan lancar...

 

Ki-ka (berdiri): kang hafeizh, kang Muhammad, mba Sonya, kang Arief, kang John, kang Sigit, kang Donny, kang Ali, kang Gunawan, kang Tiko, kang Bertrand, kang Eko, kang Sarjono, Nozawa san, kang Imron, kang Joko, kang Iko, Hideki san, Sekiguchi san.
Ki-ka (duduk): kang Taufik, saya, Mariko san, mba Rini, mba Yasmine, mba Karen

ki-ka: kang Hafeizh, Mariko san, Nozawa san (Nikkei), Sekiguchi san (Jakarta Shimbun), saya (Fuad) dan kang Sigit. Foto bersama setelah di wawancara media dan sekaligus mereka adalah member KAJI kita.
Tentu yang ditanya, mulai dari sejarah KAJI sampai kira2 akan dibawa kemana organisasi KAJI ke depan...

Yang jelas, dari kopdar 1 sampai ke 2, sepertinya mulai mengarah ke aktifitas Business Clubnya KAJI. Tentu perlu difikirkan bersama-sama bagaimana aktivitas Social Responsible KAJI yang dapat menggerakkan semua member kumpul, bersilaturahmi dan juga turut serta berperan membantu lingkungannya seperti yang di lontarkan idenya oleh kang Sigit, tentang bersih2 serentak di wilayah Indonesia maupun Jepang, misal kopdar ke-4 = kopdar AKBAR... Sekian sekilas info cerita kopdar ke 2 KAJI tanggal 20 Maret ini. Materi presentasi tsb diatas nantinya dapat di download di milis/website KAJI kaji.or.id di bagian "MEMBERS AREA" Jika masih ada yang kurang lengkap, silahkan ditambah dari para member yang lain...

Salam Positif Selalu,
Fuad (^_^)

KopDar ke-2 KAJI Diliput Jakarta Shimbun

  • Last Updated: Friday, 03 August 2012 06:05
  • Written by Administrator
  • Hits: 1747

KopDar Informal di Shinjuku, Tokyo (19 Mar 2010)

  • Last Updated: Friday, 03 August 2012 06:05
  • Written by Administrator
  • Hits: 1085

Satu hari sebelumnya KopDar ke-2 di Jakarta, saya mengadakan KopDar Informal kecil-kecilan di Shinjuku, Tokyo bersama para KAJIers yang bermukim di Tokyo karena kebetulan ada tugas ke Tokyo bawa rombongan besar. Animo-nya TOKYO KAJIers luar biasa, karena yang hadir mencapai 20 orang ................ sayang nolnya menggelinding atu. hihihihihihi .........

Tadinya ada mba Trie / Torii dan Mas Yudi Azis mo gabung, tapi last minute keduanya berhalangan hadir. Jadinya saya hanya rendezvous berdua saja dengan Kang Mensa Toegiono di Kabukicho, Ichibangai.

Acara dibuka dengan makan Gyudon (Beef Bowl) "YOSHINOYA" di depan KOMA Stadium, yang kemudian dilanjut dengan ngopi di Mister Donuts sambil ngobrol ngalor-ngidul, tapi kebanyakan ngebahas tentang KAJI. Intinya saya minta tolong Kang Mensa untuk ngompor2in orang2 Indonesia yang tinggal di Jepang untuk bergabung di KAJI, agar networking yang ingin kita bangun bertambah luas jangkauannya.

Kang Mensa (di foto pake jas dan dasi, duduk di sebelah kiri) ternyata salah satu pengurus "PERSADA" juga, sama seperti Hideki-san dan Surya-san. Beliau sudah lama tinggal di Jepang dan kelihatannya sudah betah di sana. (Jakarta banyak debu yah, kang? hehehehe .....)   Walaupun kita baru pertama kali bertemu, namun pembicaraan berjalan sangat mulus dan akrab, sampe2 ampir lupa waktu. Kang Mensa orangnya asyik dan enak diajak ngobrol, pengetahuan dan pengalamannya luas. Dalam waktu yang begitu singkat, banyak hal yang saya pelajari dari beliau. Kapan2 ketemuan lagi yah, kang?

Jon a.k.a. J.K.

KopDar KAJI yg Pertama (23 Jan 2010)

  • Last Updated: Friday, 03 August 2012 06:05
  • Written by Fuad A. Kadir
  • Hits: 577

Berkat Rahmat Tuhan YME, akhirnya acara kita kumpul2 kopi darat berjalan lancar, walaupun beberapa teman2 mendadak tidak dapat hadir dikarenakan suatu lain hal. Yang penting spirit kumpul hihihi.

Yang hadir sekitar 30 orang. Mulai dari lobby JAC sambil coffee break ramah tamah ataupun kangen2an bagi yang kenal nuansanya terasa sekali, maklum ada yang teman sekamar baru 20 tahun ketemu lagi.

Kami surprise, beberapa senpai dari PERSADA datang (Hideki san, kang Anis), ada juga dari PPI Nagoya, kang Gunawan dan dari Bali, kang Nugroho. Sekaligus ada member baru yang sebelumnya belum
masuk milis, yaitu kang Hasan (Sanken), kang Djono (Muji) dan kang Asep (Hyatt). Selamat bergabung, semua email diatas sudah di link...

Ini suasana perkenalan masing2 peserta. Santai tapi serius....

Setelah semua perkenalan selesai, akhirnya diputuskan bersama2 di floor untuk membuat suatu wadah organisasi. Hasil voting2 secara demokrasi namanya KAJI = Komunitas Alumni Jepang di Indonesia.
Terima kasih atas input2 dari Hideki san yang sudah asam garam di organisasi PERSADA. Tujuan KAJI adalah turut serta berperan dalam membantu memajukan Bangsa. Detail visi / misi akan dibahas pada
pertemuan KAJI ke-2 nanti 20 Maret. Tempat TBA (to be announced).

Sekaligus 3 presentasi dari member KAJI rencananya adalah:

1. Kang Ali Mufid, Peluang Bisnis di Sepeda Motor
2. kang Djono, Philosophy MUJI
3. Kang Sigit, Generasi yang Terbuang.... 

Detail ringkasan rapat tadi dibuat oleh staf Mariko san, mungkin bisa bisa di posting kemudian, arigatou ne...

Ki - ka di Belakang: mba Christy, kang Sarjono, kang Iko, kang Rickwan, kang Bertrand, kang Gunawan, kang Dony, kang Sigit, kang Ali Mufid, kang Agus Pitoyo, kang Bagus Mahawan, kang Eka, kang Soni, kang Eko, kang Hafeizh, kang Arif Garuda, kang Arief HIS, kang Nugroho, kang Aniskang Alwi, kang Hasan, kang Dodi, kang Asep.

Ki - Ka Duduk: mba Afra, mba Neneng, Mariko san, Hideki san, saya, kang Arif, Kaori san, mba Yasmine dan kang Djono. (PS: Mba Febby pulang duluan karena sudah ada janji).

kang Iwan (Bagus Mahawan) yang in charge logo, tadi lagi kami jalan pulang, kang Sigit punya ide seperti di bawah ini. Terserah kang Iwan kalau ada ide yang lebih baik, arigatou ne...

OK, semoga semua sehat dan sukses selalu. Terima kasih partisipasi dari semua teman2, termasuk juga host Mariko san. Selamat wiken dan juga happy holiday buat semua....

KAJI memang ruuuar biasaaaa.....

Salam Positif Selalu, Fuad @ Bekasi

Member Access

Follow KAJI on Twitter

Follow us on Twitter